Formasi Pertahanan Terbaik dalam Voli

Formasi Pertahanan Terbaik dalam Voli - Dalam bermain voli, selain harus memiliki kemampuan melakukan beberapa teknik dasar voli seperti passing, blocking, serving, serta smashing dengan, baik, dia harus pula mengetahui formasi permainan tim dan pelaksanaannya. Formasi permainan bola voli pada dasarnya ada dua: formasi menyerang dan formasi bertahan. Formasi menyerang adalah pola penyusunan pemain yang dilakukan saat akan melakukan serangan. Sedangkan formasi bertahan adalah susunan pemain suatu tim yang dibuat untuk bertahan dari serangan lawan tanding.

Serangan umumnya berupa smash. Teknik pertahanan terhadap pukulan smash di antaranya adalah dengan melakukan blocking, dengan meloncat sembari mengangkat kedua tangan tinggi-tinggi untuk menghalangi bola.


Formasi pertahanan merupakan bentuk susunan pemain yang dipersiapkan untuk melakukan tindakan bertahan terhadap serangan dari pihak lawan, sehingga bola serangan tetap dalam kendali para pemain bertahan dan bisa diolah lagi menjadi serangan balasan. Ada berbagai macam teknik dan formasi pertahanan, berikut ini adalah beberapa diantaranya.

Taktik-Taktik Bendungan (blocking)


Blocking atau bendungan merupakan teknik bertahan yang dilakukan dalam menahan serangan lawan dalam bola voli. Blocking bisa dilakukan secara sendiri atau pula dengan beberapa pemain satu tim sekaligus. Berkut ini adalah beberapa tipe blocking atau bendungan yang umum dipakai dalam permainan bola voli.

1. Bendungan Satu Pemain
Pola bendungan satu pemain dilakukan jika serangan terjadi sangat cepat dan kuat dan perlu blocking cepat dan tepat yang hanya dimungkinkan oleh tindakan reaksional satu orang pemain yang berada pada posisi tepat.

2. Bendungan Berteman


Selain bendungan yang dilakukan secara sendirian, ada pula bendungan yang dilakukan berbarengan, yaitu bendungan berteman. Model bendungan ini di antaranya:

· Bendungan Dua Pemain

Bendungan dua pemain dilakukan oleh dua orang dalam satu tim dalam menghadapi dominasi serangan lawan yang menyarangkan bola secara tajam. Dengan adanya dua orang pemain yang melakukan blocking, maka kemungkinan untuk sukses dalam pembendungan akan semakin besar.

· Bendungan Tiga Pemain

Bendungan tiga pemain dilakukan jika tim menghadapi lawan yang sangat tangguh dan hebat dalam melakukan smash yang tajam, menghunjam, dan keras. Kerja sama tiga pemain diperlukan untuk membuat langkah pembendungan semakin sukses.

Sistem Formasi Pertahanan

Untuk membuat taktik bendungan yang efektif, maka diperlukan sistem formasi pertahanan yang bagus dan efektif pula. Berikut ini adalah beberapa sistem formasi pertahanan yang sering digunakan dalam permainan bola voli.

Formasi 3-3. Formasi ini digunakan untuk bertahan saat menghadapi smash dari arah tengah lapangan. Dalam hal ini 3 orang pemain melakukan pembendungan smash secara bersamaan, atau bisa pula satu orang melakukan blocking, sementara dua lainnya memposisikan diri pada sayap belakang.

Formasi 2-4. Pola sistem pertahanan ini umum dilakukan saat menerima servis dari pihak lawan. Dalam hal ini 4 orang pemain menjadi penerima servis, sedangkan dua lainnya bersiap sebagai pengumpan dan servis.

Formasi 5-1. Pada sistem formasi bertahan ini, lima orang pemain berfungsi sebagai penerima servis lawan, sementara 1 orang berperan sebagai pengumpan.

Demikian adalah beberapa hal yang perlu diketahui dari formasi pertahanan dalam permainan bola voli. Semoga bisa menjadi manfaat bagi semua.

Related Posts

Formasi Pertahanan Terbaik dalam Voli
4/ 5
Oleh