Panduan Menguasai Teknik Blok Bola dalam Permainan Voli

Advertisments
Advertisments
Permainan voli menjadi menarik karena dua dua tim, masing-masing terdiri atas 6 orang pemain, beradu tanding lebih cepat untuk meraih angka tertinggi, 25. Untuk itu, keduanya menggunakan berbagai teknik untuk mencetak skor, seperti teknik passing, umpan, smash, atau bahkan teknik blocking atau teknik bendungan.

Mungkin kebanyakan sudah familiar dengan teknik passing atau smashing, karena keduanya merupakan tindakan dinamis yang sangat bermanfaat untuk membangun suatu serangan dan, akhirnya, angka. Keduanya begitu sering diperbincangkan hingga satu teknik lain, yaitu tehnik blocking, yang keberadaannya juga sangat penting, sering terlupakan.

Teknik blocking adalah merupakan teknik bertahan (defense). Kita mengenal istilah blocking sebagai bloking atau bendungan. Disebut teknik bloking karena teknik ini bertujuan untuk memblok atau menahan serangan musuh (dalam hal ini umumnya untuk menahan bola hasil smash musuh).

Dua Teknik Dasar Bloking dalam Permainan Bola Voli

Berikut ini adalah beberapa tipe teknik bloking serta cara-cara melakukannya.

1. Teknik bloking Blok Tunggal.

Jika ada serangan datang dan yang melakukan bloking hanya satu orang pemain saja, maka bloking ini disebut teknik bloking block tunggal.

Dalam melakukan teknik bloking blok tunggal, seorang pemain harus bisa memusatkan diri pada arah datangnya bola. Oleh karena itu, yang perlu dilakukan oleh si pemain adalah memperhatikan posisi dan pandangan pemain lawan yang akan melakukan smash.

Pandangan mata lawan bisa digunakan untuk memperkirakan arah datangnya bola, sehingga dia bisa memposisikan diri dan tangannya pada posisi yang tepat untuk menahan bola. Pada tahapan ini dia bisa membuat langkah ke kiri atau ke kanan, kemudian melompat ke atas dengan bertumpu pada kedua kaki. Kemudian menjulurkan kedua tangan rapat ke atas untuk memblok bola, dilanjutkan mendarat kembali dengan kedua kaki sedikit menekuk.

2. Teknik bloking Blok Ganda.

Teknik pembendungan Blok Ganda terjadi jika lebih dari satu orang melakukan bloking dari serangan lawan.

Teknik bloking Blok Ganda memiliki inti sama dengan teknik blok tunggal; yang membedakan adalah bahwa teknik blok ini dilakukan oleh dua orang pemain satu tim atau lebih. Tidak seperti teknik blok tunggal, teknik blok ganda memiliki kompleksitas yang lebih, karena untuk melakukan teknik ini perlu koordinasi yang bagus antar pemain, sehingga mereka bisa kompak dan seragam dalam melakukan gerakan bloking. Para pemain yang melakukan teknik blok ganda harus bisa berkoordinasi untuk masalah timing (pewaktuan) pula. Karena keberhasilan teknik ini sangat ditentukan oleh koordinasi gerakan dan ketepatan timing.

Untuk bisa melakukan teknik bloking yang baik, baik bloking tunggal atau bloking ganda, maka diperlukan latihan yang keras dan spartan, selain itu setiap pemain juga harus selalu mengasah kemampuan mereka dalam membaca pola dan arah serangan dari lainnya. Walau pun sudah berlatih, terkadang seorang pemain voli mengalami kesalahan bloking yang terjadi, seperti salah posisi, terlalu jauh dari net saat terjadi serangan; melakukan kesalahan timing, sehingga pemblok tidak bisa menyingkronkan diri dengan serangan yang terjadi dan tidak tepat saat melakukan lompatan; tidak melompat vertikal, namun concong ke depan hingga menyentuh net; dan sebagainya. Namun begitu, dengan melakukan latihan, semua kesalahan itu bisa diminimalisir.
Advertisments

Related Posts

Panduan Menguasai Teknik Blok Bola dalam Permainan Voli
4/ 5
Oleh